Selasa, 11 Juni 2013

facebook vs twitter

Apa Bedanya Facebook dengan Twitter?

Pada suatu hari yang cerah, hari seperti biasanya, aku sedang duduk di depan layar komputer menatap tab-tab dalam browser yang terbuka. Sesekali aku mengetik sesuatu yang cukup penting, walaupun sebenarnya itu hanyalah sebuah update status di Twitter atau Facebook. Di belakangku, ada beberapa mahasiswa S3 yang sedang asyik mengobrol dan berdiskusi. Tiba-tiba sebuah pertanyaan terlontar dari salah seorang ibu mahasiswi, “Apa sih bedanya Twitter dengan Facebook?“
Pikiranku kemudian melayang, memikirkan berbagai macam penjelasan yang kira-kira dapat kupakai sebagai jawaban atas pertanyaan tersebut. Ada beberapa jawaban gila yang muncul, berikut adalah salah satunya.
Ada beberapa perbedaan yang mendasar tentang Facebook dan Twitter. Salah satu yang mungkin cukup signifikan adalah perbedaan dalam hubungan antara setiap individu dalam kedua situs jejaring sosial tersebut. Pada Facebook, hubungan sosial antara dua individu bersifat komutatif. Maksudnya, jika si A berteman dengan si B, sudah pasti si B juga berteman dengan si A. Berbeda dengan Facebook, Twitter menggunakan sistem following-follower. Pengertian following adalah orang-orang yang kita ikuti update statusnya, sedangkan follower adalah orang-orang yang mengikuti update status kita. Pada sistem ini, jika si A follow (mengikuti) si B, maka si B tidak harus selalu mengikuti si A. Si B bisa memilih sendiri siapa-siapa yang ingin dia ikuti update statusnya.
Untuk membuat perbedaan ini terlihat lebih sederhana, mari kita gunakan teori graf untuk merepresentasikan hubungan sosial antar member pada situs jejaring sosial ini. Sebelum memulai representasi graf, mari kita bahas sedikit teori tentang graf.
Teori graf digunakan untuk mempelajari tentang graf, yaitu sebuah struktur matematika yang digunakan untuk memodelkan relasi pasangan antar objek dalam sekumpulan objek tertentu. Graf merupakan himpunan node atau verteks dan sekumpulan edge atau arc yang menghubungkan dua buah node tertentu. Banyak hal dalam dunia ini yang bisa dimodelkan dengan graf. Algoritma PageRank dalam search engine Google merupakan salah satu contoh penerapan graf.
Ada dua jenis graf. Jenis pertama disebut sebagai graf tak berarah (undirected graph) yang tidak menganggap adanya perbedaan antara dua buah node yang dihubungkan oleh sebuah edge. Jenis kedua disebut graf berarah (directed graph-digraph), yang memiliki pengertian bahwa edge diarahkan dari satu node ke node yang lain. Mari kita melihat representasi hubungan sosial dalam Facebook dan Twitter untuk mengakhiri semua kegilaan ini 
Hubungan pertemanan dalam Facebook dapat dimodelkan dengan menggunakan graf tak berarah. Hal ini disebabkan adanya hubungan yang setara antara dua orang dalam situs ini seperti yang telah dijelaskan sebelumnya. Jadi jika si A terhubung dengan si B, maka si B juga terhubung dengan si A (sifat komutatif). Representasi graf dari hubungan sosial dalam Facebook dapat dilihat pada gambar di bawah ini.


Contoh representasi graf hubungan sosial di Facebook
Pada gambar di atas dapat kita lihat, A memiliki hubungan pertemanan dengan B. B memiliki hubungan pertemanan dengan A, C, dan D. C memiliki hubungan pertemanan dengan B dan D. Akhirnya, D memiliki hubungan pertemanan dengan B dan C.
Berbeda dengan Facebook, hubungan sosial dalam Twitter dapat direpresentasikan sebagai graf berarah, atau digraph. Pertama, kita asumsikan bahwa arah pada edge menunjukkan aliran informasi (atau update status) dari satu akun ke akun lain. Artinya jika si A mem-follow si B, maka A akan mendapatkan informasi status dari B, sehingga akan ada edge berarah dari B ke A. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar berikut.


Contoh representasi hubungan sosial di Twitter
Dari gambar di atas, dapat kita lihat beberapa hubungan sosial. Si A mem-follow si B, atau dengan kata lain A adalah follower dari B. B adalah follower dari C dan D. C adalah follower D. Dan akhirnya D adalah follower dari B. Pada edge yang menghubungkan antara B dan D terdapat dua arah. Hal ini menunjukkan hubungan timbal balik antara B dan D. Artinya, B merupakan follower dari D dan vice versa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar